Methodist

GMI Wilayah I Gelar Konta ke-81, Bishop Antoni Manurung: Konta Saluran Anugerah dan Penentu Arah Pelayanan Gereja

GMI Wilayah I Gelar Konta ke-81, Bishop Antoni Manurung: Konta Saluran Anugerah dan Penentu Arah Pelayanan Gereja
Gereja Methodist Indonesia (GMI) Wilayah I akan melaksanakan Konferensi Tahunan (Konta) ke-81 pada 26–28 Juni 2026 di Convention Hall Hotel Danau Toba Internasional. Konferensi Tahunan pada tahun ini akan diikuti 645 peserta yang terdiri dari 418 pendeta dan 227 utusan warga.

Pimpinan GMI Wilayah I, Bishop Antoni Manurung M.Th menegaskan bahwa Konferensi Tahunan bukan sekadar kegiatan organisatoris, melainkan memiliki makna teologis sebagai saluran anugerah yang memungkinkan setiap orang mengalami pertumbuhan rohani yang lebih baik.

Menurut Bishop Antoni Manurung, secara praktis Konta bertujuan menjawab tiga hal penting dalam pelayanan gereja, yakni apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukan, dan ke mana pelayanan itu akan dilaksanakan.

"Melalui konferensi ini, gereja bergumul bersama untuk merumuskan dan memutuskan program-program pelayanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain itu, konferensi juga menetapkan para pendeta, guru Injil, dan pelayan gereja yang akan menjalankan program tersebut, sekaligus menentukan arah pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan zaman," ujarnya saat diwawancarai wartawan di kantor pusat GMI Wilayah I, Selasa (23/6/2026)

Ia menambahkan, Konta merupakan wadah persekutuan para pendeta dan utusan jemaat yang mewakili seluruh warga GMI Wilayah I. Konferensi juga menjadi momentum evaluasi dan refleksi terhadap pelayanan yang telah dijalankan selama setahun terakhir guna menemukan berbagai hal yang perlu diperbaiki, dijawab, disempurnakan dan dikembangkan pada masa mendatang. "Jadi Konta ini sangat penting dan strategis," terangnya.

Konta ke-81 mengusung tema "Gereja Bertumbuh, Memberkati Semua Ciptaan" yang diambil dari Kolose 1:9-12, dengan subtema "Berinovasi dalam Pelayanan dengan Spiritualitas Ugahari untuk Memberkati Semua Ciptaan."

 Tema dan subtema tersebut diharapkan menjadi landasan dalam merumuskan berbagai program pelayanan gereja yang mampu menjawab tantangan perkembangan digitalisasi dan dinamika kehidupan masyarakat saat ini.

Bishop Antoni Manurung juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian konferensi dengan penuh tanggung jawab, memberikan pemikiran yang konstruktif untuk program-program yang akan dilakukan ke depan dan menjadikan Konta sebagai saluran yang mendatangkan anugerah yang membuat kita merasakan sukacita, kita boleh bertumbuh untuk lebih baik dan gereja bertumbuh menjadi berkat kepada semua ciptaan.

Dijelaskannya bahwa tentu saja dalam dinamika dalam berkonferensi bisa saja ada perbedaan dan pemikiran, namun setiap perbedaan pendapat harus disikapi secara bijaksana demi menjaga keutuhan dan kebersamaan dalam tubuh gereja.

"Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam sebuah konferensi. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan dan bersama-sama mewujudkan gereja yang terus bertumbuh," katanya seraya menambahkan melalui Konta ada hasil yang bisa kita harapkan di tengah tengah jemaat yang kita layani yang menjadi bukti sesuai tema dan subtema yang diusung.

Sementara itu, Ketua Panitia Konta, Dr Humuntal Rumapea M.Kom, menjelaskan bahwa selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai agenda penting, mulai dari ibadah pembukaan, pembinaan dari pimpinan gereja, presentasi materi pelayanan, kelompok kerja (pokja), sidang pleno, pertemuan rohaniwan dan warga, hingga ibadah penutupan yang mencakup agenda penempatan pelayanan pendeta untuk tahun pelayanan 2026/2027.Selain itu, konferensi juga akan menghasilkan berbagai rekomendasi dan resolusi pelayanan yang menjadi pedoman pelaksanaan program gereja selama satu tahun ke depan.

 Humuntal Rumapea yang untuk kedua kalinya dipercaya menjadi Ketua Panitia Konta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pimpinan GMI Wilayah I.Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, nyaman, tertib, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan pelayanan gereja

 "Kami mengharapkan seluruh peserta mengikuti setiap kegiatan dengan disiplin dan tertib. Selama pelaksanaan konferensi, seluruh peserta diharapkan tetap berada di lokasi kegiatan karena ini merupakan agenda resmi GMI Wilayah I. Harapannya, konferensi ini menghasilkan keputusan dan rekomendasi terbaik bagi pelayanan GMI tahun 2026–2027," ujarnya.

Melalui konferensi tahunan ini, GMI Wilayah I berharap dapat melahirkan berbagai keputusan strategis yang menjadi saluran berkat, menghadirkan sukacita, memperkuat pertumbuhan gereja, serta memberkati seluruh ciptaan melalui pelayanan yang semakin relevan dan berdampak di tengah masyarakat.